Selasa, 04 April 2017

Working Holiday Life Part 2 (Kehidupan Berlibur dan Bekerja Part 2)

Hay, Aku mau ceritain lagi selama aku bekerja dan berlibur di Australia. Aku belum pindah dari Sydney. Masih aja tinggal di City of Sydney. Alasannya kenapa? Gapapa. Hahahaha. Seru aja di sini. Teman asyik, Bos asyik, dan tempat tinggal asyik. Memang kadang banyak banget masalah di kehidupan sehari - hari. Apalagi kadang suka jenuh, galau, gelisah, dan lain lain. Tapi sendirinya bisa atasi. Aku juga bahagia banget, akhirnya aku kesampaian banget jadi orang sibuk. Yang kerjanya dari pagi sampai malem, dan yang malem ada teman makan dan ngobrol. Jadi berasa banget waktu tuh cepat berlalu dan dihidup rasanya nga ada yang sia - sia. Jujur kadang suka stress sendiri kalau mikirin. Tapi namanya juga keinginan yang tersampaikan. Ya, kali ini aku mau mengungkap kehidupan yang sibuk ini.


Awalnya karena tekat kuat buat kuliah di Australia (Moga kesampaian ya. Amin.) dan karena tinggal di Australia ini memang enak banget. Apa yang kamu mau dan apa yang kamu butuhkan bisa terpenuhi. Kenapa? Karna uang yang kamu cari pastinya bisa beli apapun yang kamu inginkan. Makanan ada, pakaian lengkap, barang - barang elektronik banyak. tergantung gi mana kamu pakai uang aja. Kalau tujuan utamaku sih mau kuliah di sini dan tinggal/ stay di sini. Artinya sebenarnya uda nga mau balik lagi ke Indonesia. Walaupun Indonesia itu memang enak juga buat tinggal. Tapi kadang kalau mau beli sesuatu kita harus banyak mikir. Dan banyak barang yang susah terjangkau. 


Udah 4 bulan jalan 5 bulan di Australia. Aku masih tinggal dan kerja di tempat yang sama. Di Sushi Crew. Bedanya apa? Bedanya karena kadang sepi tempat kerja yang lama, dan kita harus dipulangin dan uang berkurang. Maka dari itu aku nyari lagi Second Job. Second Job adalah di mana kita kerja didua tempat dalam seharian. Pertama aku dapat second job di King Cross, di restoran Italy. Nama restorannya Friggitoria. Aku ga betah bukan karena ramenya restoran. Aku ga betah karena jamnya nga karuan. Jadi susah buat plan nabung. Kadang kerja dan kadang enggak. jadi binggung gitu. Masa tiap hari harus nanya. Kan bete. Karena itu aku memilih minggat dan pura - pura tidak bisa kerja. Tapi dibayar pas training. Hehe.. Lumayan.
Dan akhirnya aku dapat kerja di Cleaning. Kerjaannya memang berat, tapi gaji lumayan. Jadi plan untuk second job berhasil dan aku senang banget. Ini beberapa gambar pas aku lagi cleaning office. Kadang berasa sedih banget kerja kayak gini. Couse di rumah aku jarang pegang mop, jarang nyapu, jarang cuci piring, buang sampah, tapi sekarang harus ngerasain. Tapinya balik lagi kediri sendiri.Kenapa? karena pengalaman seperti itu penting, buat kita mandiri. ini gambarnya


PHD office

Curi waktu Selfie di Kamar mandi

:)

Lagi Vacuum
 Kerjaannya tuh berat banget,sebanding dengan bayarannya yang OK. 
Sekian dulu ya guys cerita kali ini. Intinya aku bersyukur banget Tuhan baik sama aku. Aku diberi kesempatan buat dapatin kerjaan dan bisa nabung buat masa depan. Ntar di lain waktu aku ceritain lagi ya. Couse mau pergi kerja. Hiks, soalnya nga ada waktu buat ngetik panjang lebar lagi. see yaaaaa....



Jumat, 13 Januari 2017

Working Holiday Life in Australia. (Kehidupan Bekerja dan Berlibur di Australia)

Hmm, Long time no see blogger. Seharusnya gue nyanyi buat kalian semua. It's been a long time without you my friends. Blogger friends. Di sini gue mengupas semua kehidupan gue di Australia untuk hari pertama, sampai hari ini gue nulis nih blog. First time I wanna say I miss all of you. Pembaca setia, dan kawan - kawan yang ada di Indonesia, dan keluarga besarku. Banyak banget awalnya HATERS yang menjatuhkan gue yang punya plan mau ke Australia untuk working holiday. Mungkin lu salah satunya. Tapi apakah kalian tau. Gue sayang loe semua yang selalu memberikan nasihat negatif dan gue selalu doain kalian akan lebih sukses dari gue. Gue aminin. Karena ketika kalian sukses, kalian akan share anything positif word, not negative word to another people. Hmm, di sini di Australia, gue nga banyak ngomong sama orang Bule, karena mayoritas teman gue orang Indonesia, Korea, Jepang. Paling bahasa inggris AA II deh.. hahahaha. Gue mendarat di Sydney bro. kota besar dia Australia. Mengapa pilih Sydney bro. Alasan klasik aja pertama karena temen gue ada di sini semua, dan what???? Temen juga jarang ketemu bro. Alasannya kenapa? Pada sibuk bro. Gue maklumin itu semua, karena gue juga ngerasain itu bro. Temen bukan rekomendasi agar lu dapat  kerja, bisa aja temen lu tawarin lu kerjaan, tapi belum tentu lu bakalan di terima. Oke That's all. Sekarang gue mau sharing ke lu semua apa yang gue rasakan di Australia.


Hari pertama (23 Nov 16) di Sydney : 
- Mendarat nih ceritanya ke Bandara Sydney. Gue naik pesawat sendiri dan lu tau? Semua yang naik pesawat dari Bali to Sydney? Orang bule semua bro. Wow. Amazing!!!!!!!!!!!
Sampai di bandara Sydney dan keluar dari bandara, gue langsung beli yang namanya SIM CARD. SIM CARD nya berapaan? Hanya 20 AUD. Gue beli SIM OPTUS. Terus gue juga beli yang namanya OPAL CARD. Buat apakah OPAL CARD? Untuk naik Train and Bus. Gue beli OPAL CARD kalau ga salah 40 atau 20 AUD dan uang yang gue bawa dari Indo cuman 500 AUD. Asli ga gue berani banget!! Terus gue di jemputkan sama Owner Apartement yang gue uda janjian di Museum Station. Udahannya ketemu sama tuh Owner, namanya Novi. First time sampai gue di ajak makan sama dia dan dibayarin. Thanks God. karena gue bawa uang ga banyak ada yang traktir lah untuk pertama kali. Terus gue minta anterin ke Money Changer. Gue nukar Dollar SGD ke AUD. Sebelum makan dan nuker uang, gue naro barang dulu di apartement. Bener - bener Thanks to Jesus ketemu sama Ci Novi, udahannya dia anterin gue ke Comm bank untuk buka Account dan dihari pertama sampai itu padahal gue ngantuk banget. Untungnya gue uda bawa selimut tebal dan guling. Hmm, bisa tidur langsung. Dan gue ketemu dan kenalan sama teman apartemen. 

Hari kedua (24 Nov 16) :
- Masih sibuk yang namanya daftar TFN, TFN itu pajak buat kerja di Australia. Sambil jalan2 cari kerja dan sebar - sebar resume, nyari juga di The Rocks (Facebook). Apasih The Rocks? The Rocks adalah group yang di buat orang Indo untuk komunitas yang ada di Sydney, untuk sharing kah, untuk jualan kah, untuk ketemuan, donasi, dan lain - lain. Mulai galau belum dapat kerjaan di hari kedua. gue ketemu sama pacar teman kakak gue. Nama temen kakak gue Windi, dan gue ketemuan sama pacarnya, namanya Natalia. Dia baik banget, bantu bantu juga cari kerja, walaupun ga dapet. Gue jalan sama dia di hari kedua. Dia juga traktir gue makan. hahaha... Thanks God again. Terusannya ketemu sama teman lama gue namanya Mario. Ngobrol - ngobrol di Opera House Sydney, dan dia ngunjukin tempat kerjanya. 

Hari ke tiga ( 25 Nov 16)
- Uda kasak - kusuk belum dapat kerja. Huaaaa, mau nangis ga bisa. Rasanya gi mana gitu. Tapi paginya aku di chat sm Richard yang kemaren bilang ada kerjaan, pas itu dia bilang orangnya ga dateng, mungkin gue boleh langsung datang, gue cepet langsung ke sana. Tadinya uda janjian sama temen apartemen buat bantuin nyari kerjaan gitu. Terus tanpa kabarin, gue kabur. hahahaha, Langsung menuju Waringgah mall, dan padahal gue nga tau jalan. Gue orangnya modal nekat, ga kayak cewe lain deh, extra ordinary. hahaha. Eng eng, sampai ke sana, What? gue langsung disuruh kerja. Keren ga? Yaiyalah keren, Gw mau nangis rasanya. Kenapa? Gue rasa Tuhan baik banget sama gue. Cuman Tuhan Jesus lah yang menguatkanku. Ini kesaksian dan Iman yang gue bisa bagi untuk kalian. Taro pengharapan didalam Dia, apapun itu, belum atau sudah di jawab selalu bersyukur dan jangan kuatir untuk apa yang disediakan besok, karena besok ada kesulitannya masing - masing. Ini teman kerjaku namanya Suli dan Marsya. Tuhan baik, teman - teman di sini orang Indonesia semua, dan banyakan yang satu kampung. hehe. Juga di hari ketiga pulang kerja ada yang kasi makan Pie, enak banget, dan langsung tidur buat kerja besokannya.

itu foto Richard yang menjadi perantara Tuhan ke Gue dalam kerjaan ini. Sorry bro. wkwwk


Hari Keempat (26 nov 16)
- Hari ini ketemu sama temen kerja yang juga satu Apartemen, namanya ko Ferry. hahahaha. jadi bisa di unjukin jalan buat pergi dan pulang kerja. Pulang ke apartemen ada yang masakin kuah, jadi makan aja seadanya. oh iya di tempat kerja juga di kasi makan dan minum, keren kan? Aku bersyukur Tuhan, sangat - sangat bersyukur karena di berkati. Ini dia foto makanannya.


Hari ke Lima (27 Nov 16)
- Mulai galau nyari Gereja. It's Sunday bro. Tapi gpp deh streaming aja NDC Ministry Link NDC Streaming. Terus gue lupa ceritain kalian dapat kerjaan sebagai apa. hahahahahha. Gue kerja sebagai Sushi Maker. Itu tuh yang gulung- gulung Sushi, gue kerja di Sushi crew. Ini beberapa fotonya.





keren kan kerjaan gue, keren lah, akui lah. Say something Postive word ya guys. Banyak banget yang bilang ini lah itu lah tentang kerjaan di Australia, aku hanya bisa menunjukan bahwa Tuhan Jesus tuh Jehovah Jireh (Allah menyediakan) jadi kita tidak perlu takut apa yang akan di hadapi di kota manapun kamu di tujukan. Kalau Jesus udah bilang Yes, pasti hasilnya Yes, asal sabar, imani, percaya, berharap, dan berdoa minta pimpinannya. Teman - teman apartemen baik - baik semua loh. Aku kenalin nih. 

Chef Hanzo
Dia yang pertama dan paling baik. Dia bisa jadi Bokap gue, bisa jadi nyokab gue, soalnya kenapa? Dia paling dewasa di Apartemen, Ga pernah marah dan selalu gue coba untuk buat dia marah. Why? Sebabnya dia itu terlalu baik sama gue. Gue rasa di hidupnya dulu,dia punya banyak utang sama gue. hahahahaaha. Dia yang sering nasihatin gue, sering kasi saran, dan sering ngobrol untuk sharing. Sering belain gue, sering temenin gue. bla bla bla bla. He is perfect guys to me. Pas gue jatuh nyungsep, pas nyampe rumah yang care cuman dia, langsung diobatin lukanya. wwkwkkwwkwk
bekas luka jatuh nyungsep
dan dia juga sering masakin gue makan. Dia itu Chef, jadi apapun yang dia masak enak semua. Bahagianya ketemu dia di hidup. Ini salah satu masakan yang dia masak.

nasi campur

Ada lagi satu teman apartemen yang baik. Sering masakin juga. Tada....

Ko Calvin
Dia masakin pas gue bilang laper. hahahahaha, Dia itu baik banget, kadang bawa makanan pulang dari tempat kerja. Jadi makanannya dibagi - bagiin. makanan western gitu lah. Karena dialah gue bisa ngeblog lagi sekarang. Gue minjem laptop dia. Say thanks to Him. wkwkwkwkwwk. 

Ada 9 orang total di Apartemen gue. Adalagi namanya Ko willem, gue nga punya fotonya dia juga baik sering bawain makanan. ini dia makanannya.

Ada juga yang namanya Yayan, Dia kerja di Paper Lunch, sering bawa makanan juga. 
Terus yang cewe ada Vini, Eha, dan ci Erni. Mereka baik  juga. Satu lagi Vertus orangnya pendiem tapi kalau uda marah berubah. hehe..... Kalau Vini sering kasi snack, seneng deh. Berbagi sama mereka. Begitu juga kalau pada lagi brantem, seneng juga deh liatnya, karena setiap kita punya watak dan karakter masing - masing. kalau kita nga berantem malah ada dendam. hahaha. That's all my story. Ntar di lanjutin lagi kalau sempat. padahal masih banyak. Tapi uda cape depan komputer. Thanks guys. Happy reading.

Over all gue menikmati kehidupan baru gue bersama banyak orang di sini. Everythings Good in here. 

























Sabtu, 12 November 2016

WHV (Working Holiday Visa) Bekerja dan Berlibur ke Australia



Hay semuanya. Long time no see ha...


Ini logat gara - gara sebentar lagi akan menjalani kegiatan baru nih. Bekerja dan Berlibur di Australia.


Pertama sekali mau ngucapin Thanks banget to Jesus. You are my best Savior. Hanya karena Jesus, aku dapat melangkah dengan pasti. Dan juga buat kedua orang tua yang sudah mensupport dari belakang. Pada awalnya mau banget kerja di Singapore yang nga kesampaian. Aku down banget. Maka dari itu jangan pernah berharap pada manusia, tetapi berharaplah kepada Tuhan, karena Dia selalu memberi yang terbaik. Belajar lah dari Matius 6:24-34 "Hal Kekuatiran". Di situlah saya mendapat banyak pertolongan Tuhan. Berdoa dan memintalah kepada Jesus (Isa Almasih), dan percaya bahwa Dia akan menjawab doa yang kita pinta, Dia tak pernah memberi yang jahat pada Anak yang minta.

Lanjut pada judul dari blog ini, Apa sih WHV itu? Apa sih Working Holiday Visa? Berapa lama kita dapat visa tersebut? Apa persyaratan yang harus dipersiapkan? Ini dia jawabannya....
Klik link ini:
Program Bekerja dan Berlibur

Dikutip dari Imigrasi aku meriview sedikit biar nga bolak - balik kalian baca.
Jadi persyaratannya apa saja, bagaimana, dan bla bla bla, ini dia :


Program Bekerja dan Berlibur (Visa)/Work and Holiday mendorong pertukaran budaya dan hubungan person to person yang lebih erat dengan memungkinkan pemuda-pemudi Indonesia untuk menghabiskan liburan panjang serta dapat melakukan pekerjaan jangka pendek di Australia.Program Bekerja dan Berlibur merupakan hasil kerjasama yang erat antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia sejak tahun 2009. Pada awal berlakunya kesepakatan, pemerintah kedua negara menyepakati kuota untuk program ini berjumlah 100 (seratus) orang. Namun berdasarkan hasil kunjungan Presiden RI ke Australia pada bulan Juli 2012 silam, jumlah kuota untuk Program Bekerja dan Berlibur (Visa)/Work and Holiday berjumlah 1000 (seribu) orang.Dengan kekhususan tersebut, dan sesuai dengan kesepakatan kedua negara maka diperlukan Surat Rekomendasi (Letter of Government Support) sebagai salah satu syarat untuk mengajukan Visa ini kepada Perwakilan Australia di Indonesia. Surat rekomendasi dapat diperoleh dengan ketentuan umum sebagai berikut:

  1. Telah berusia 18 tahun atau belum berusia 30 tahun pada saat pengajuan permohonan surat rekomendasi;
  2. Memiliki kualifikasi setingkat perguruan tinggi, atau telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi setidak-tidaknya 2 (dua) tahun pendidikan;
  3. Belum pernah mengikuti program bekerja dan berlibur sebelumnya;
  4. Memiliki paspor yang berlaku sekurang-kurangnya 12 bulan;
  5. Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris sekurang-kurangnya tingkat fungsional;
  6. Tidak disertai oleh anak-anak di bawah umur;
  7. Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi-pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia;
  8. Surat Rekomendasi berlaku 1 (satu) bulan sejak tanggal dikeluarkan;
  9. Permohonan Surat Rekomendasi tidak dapat diwakilkan.


Persyaratannya apa saja berikut ini :

melihat lebih lanjut klik di sini :
Persyaratan pada saat permintaan surat dan wawancara




Meriview sedikit tentang apa saja persyaratan agar lolos dalam wawancara :

  1. Form Identitas (download di sini);
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  3. Akte Kelahiran;
  4. Paspor dengan masa berlaku minimal 12 (dua belas) bulan;
  5. Pendidikan minimal Diploma III (tiga) atau Mahasiswa Strata 1 (satu) aktif minimal semester 5 (lima) dibuktikan dengan surat keterangan dari kampus, Kartu Tanda Mahasiwa (KTM) dan Transkrip nilai dari semester 1 (satu) s/d 4 (empat);
  6. Memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris IELTS dengan minimal score 4.5 atau sertifikat TOEFL IBT dengan minimal score 12 dan dikecualikan kepada mahasiswa atau yang telah lulus kuliah pada universitas yang menggunakan pengantar bahasa inggris tidak wajib melampirkan sertifikat IELT/TOEFL, dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dari kampus;
  7. Surat keterangan / Jaminan Bank kepemilikan dana atas nama pribadi pemohon dengan jumlah minimal AUD $ 5000 (lima ribu Dollar Australia) dan jika rekening tabungan tersebut bukan atas nama pribadi pemohon wajib melampirkan surat sponsor/jaminan dari pemilik rekening dibuktikan dengan foto copy KTP dan Kartu Keluarga;

Surat Keterangan Kepemilikan Dana BCA




8. Pas foto terakhir berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar, latar belakang putih.


Dan Setelah merasa sanggup memenuhi persyaratan,boleh klik link ini untuk regristrasi.

Input sekali saja ya! Soalnya langsung diterima pihak imigrasi kok. Tenang untuk berapa lama dipanggil. Itu adalah urusan dari Imigrasi dan Tuhan. "Lho gi mana caranya kita tau di panggil imigrasi?"

*Ada beberapa orang mengatakan bahwa mendapat e-mail langsung dari pihak imigrasi.


*Tetapi pas waktu saya coba, saya harus melihat di papan pengumuman yang bisa diakses di link ini.


*Berapa lama nih nungguin diwawancara? Jawabannya adalah Sabar menunggu dan Berdoa. Kalau waktu itu saya apply sekitar 2 minggu dapat panggilan wawancara.


Banyak pasti yang ingin tahu apa saja yang ditanyakan pada wawancara. Dan berapa lama wawancara, dan sulitkah itu? Saya akan coba jawab pertanyaan tersebut.

@ Apa yang ditanyakan?????

Yang ditanyakan nga semestinya pakai bahasa Inggris kok, jadi jangan terlalu panik berlebihan kayak gue ya... Ngakak.. Pertama - tama Kak Dely(waktu gue di wawancara),

Pakai bahasa Indonesia:
- Tau program ini dari mana? "Dari blog aja."
- Kerja di mana sekarang? "Di Kuningan"
-Deket donk dari sini? "Iya"
-Uda berapa lama kerja? "Baru masuk kemaren 1 September"
-Lho kok berani apply ke Australia? "Soalnya mau cari pengalaman yang lebih baik"
-Orang tua ngijinin? "Ngijinin kok, malah mereka support" (Dalam hati support ga support uda sakit hati nga jadi kerja di Sing, Tolong bu bantu saya. hahahhahhaaha)

Oke next :

Pakai bahasa Inggris:
-Please Introduce your self. (Jangan pikir berlebihan kayak gue ya, pendek aja)
-If you cant work at your passion you write here, what will you do? (Jawab aja apa saja saya akan lakukan! yang penting Survive)
-Are you have family in there? (Jawab aja sejujurnya kalau aku jawab punya teman di sana)
-Are you know many people apply here from WHV Group in Facebook? (Gw tau sih tapi gw nga pede masuk group itu pada saat itu. Kalau uda dapat surat aku masuk sana)

Hey hey Jangan lupa jawab pakai bahasa Inggris ketika ditanya pakai Inggris.

@Berapa lama diwawancara dan sulitkah itu?
-Jawabannya adalah pada saat saya yang wawancara hanya 7 menit. (yang lain lama banget, hanya gw yang paling cepat kalau bisa di bilang. dan yang lain pada kusyu aja mukanya pas keluar, dan ngomong bla bla bla tentang pertanyaan yang di ajukan. tapi hanya gue yang nga mau peduli sama mereka ngomong tentang pertanyaannya,dari pada ntar grogi dan takut sendiri. Imani aja kalau Tuhan turun tangan membantu dalam proses tersebut. Pada saat meninggalkan ruangan interview, yang gue lakukan senyum lepas dan melangkah pasti. Karna ku yakin Tuhan buka jalan jika anaknya Minta. Btw gue keluar senyum semeringah banget, sampai semua yang nunggu wawancara ngeliatin gue. hahhahahaha. interview cepat kok tergantung kita datangnya pagi atau nga, soalnya banyak yang interview jadi pas nungguinnya lama banget. sekitaran 1,5 jam gue nunggu.

Setelah interview kita hanya dapat ginian :
Interview tanggal 29 September 2016




Tanda Terima


Habis interview, nunggu kan Surat Sakti yang banyak dibilang para WHV-ers. Gue juga ngerasain bagaimana merefresh e-mail setiap pagi, siang, dan malam. Sambil doa, sambil baca firman, sambil pujian penyembahan, sambil sujud sembah, dan nangis. Kerasa banget Galau beberapa hari. Tapi selalu kuberdoa "Kehendak-Mu lah yang terjadi Bapa". Kalau Bapa bilang tidak, ya aku tak akan kecewa. Kalau Bapa bilang ya, bersyukur senantiasa, dan katakan "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."


Tuhan menjawab "Ya"
Ini dia suratnya dikirim dari Subdit Visa Imigrasi
Aku dapetnya tanggal 04 November 2016




Surat Rekomendasi




Setelah itu jerit - jerit dah sama Tuhan. "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." Sedih banget pas dapet surat ini, antara percaya nga percaya bahagia banget. Yang ngalamin pasti tau.


Setelah itu ke langkah berikutnya Load Visa ke Kuningan City. Mana deket lagi tempat kerjaku, Tuhan memang baik banget. Load visa apa saja yang diperlukan ini dia di link. Saya Apply visa tanggal 11 Oktober 2016


Meriview sedikit yang di butuhkan :

1. Surat Rekomendasi dari Imigrasi.
2. Surat keterangan Bank mempunyai dana minimal AUD 5000.
3. Ijasah atau keterangan 2 tahun kuliah.
4. Ktp dan Akte lahir.
5. Paspor.
6. CV (Curiculum Vitae) Surat Lamaran Kerja.
7. Sertifikat TOEFL IBT / IELTS.
8. Dan Form yang telah di download diatas.
9. Foto pas putih Ukuran Passport.
10. Kartu Keluarga*Bawa Asli dan Fotocopy secara lengkap.




Isi semua perlengkapan pengajuan visa dengan jujur dan berhati - hati. Belum tentu juga kita granted setelah mendapatkan Surat Rekomendasi.Biaya dari pembuatan Visa adalah Rp 4.819.500, setelah visa di Lodge dapat ini dari petugas. Bisa check di website. Tapi menurutku Sabar aja ya, karena banyak banget yang lodge. Dan proses lodgenya gampang kok cuman 15 menit. mending jalan sendiri ya, Mandiri, dari pada pakai Kurir. Nanti petugas sana akan tanya Sponsor atau personal, kalau Personal cepat kok dilayaninya. Ada counter tersendiri. Setelah itu nunggu dikirimin e-mail dari jakarta.students@dfat.gov.au untuk medical Check Up.






Isi emailnya adalah kita harus segera melakukan Check Up di Rumah Sakit yang di tunjuk sambil membawa HAP ID yang telah di kirim. Check Up harus dilakukan 7 Hari setelah HAP ID diterima, untuk para ladies tidak bisa melakukan Check Up ketika datang bulan. Dan harus memakai kacamata jika memang menggunakan kacamata. Saya mendapat e-mail untuk HAP pada tanggal 3 Oktober 2016, selang 2 hari setelah load visa tersebut.








Saya pergi Medical pada tanggal 15 Oktober 2016. Saya medical di Primier Jatinegara Hospital. Yang di Check hanya Air seni, pengelihatan dan ronsen paru - paru. Sekitaran 1 jam. Biayanya adalah Rp 895.000






Setelah medical Check Up. Inilah yang ditunggu - tunggu. Visanya Granted atau tidak.
Benar - benar inilah yang bikin lemes dan selalu merefresh e-mail. Dan tetap Berdoa kepada Tuhan "Kehendak-Mu lah yang terjadi Bapa". Biar Tuhan yang menjawab. Akhirnya dari penantian yang panjang. Tuhan menjawab pergumulan anak-Nya. Visa ku Granted, ini adalah foto visa Granted dari jakarta.students@dfat.gov.au. Tanggal 19 Oktober 2016









Dan sekarang Tibalah saatnya, saya membalas Kehendak Bapa yang di Surga. Berdoa dan Mujizat pasti masih terjadi.







Tanggal - tanggal penting :

*Regristrasi : 15 Agustus 2016

*Panggilan Wawancara : 29 September 2016

*Apply Visa : 11 Oktober 2016

*Approved HAP ID : 13 Oktober 2016

*Medical Check Up : 15 Oktober 2016

*Granted Visa : 19 Oktober 2016




Jika ada pertanyaan boleh comment, atau boleh e-mail ke saya. Saya akan balas cristine_julvia@yahoo.com.




info lain WHV :

irhamfaridh

Catperku

tanzamiloen

WHV Indonesia Facebook

Sabtu, 25 Juni 2016

Backpacker di Lombok (Senggigi dan Gili Trawangan) 6 Hari 5 Malam (Backpacker in Lombok (Senggigi and Gili Trawangan) For 6 Days 5 Night


Hello syalom, udah lama nga ngeblog lagi. Kali ini Cristine mau share perjalanan Cristine ke Lombok selama 6 hari 5 malam. Seru banget perjalanan kali ini karena backpacker dan benar - bener first time di Lombok. 

Pertama - tama alasan kenapa pilih Lombok sebagai destinasi liburan. Tadinya pengennya ke Bali. Berhubung kelihatannya Bali padat dan tempat wisatanya lebih banyak pengunjung membuat saya berfikir dua kali, karena saya ingin perjalanan yang menyenangkan dan benar - benar tenang. Akhirnya pilih ke Lombok adalah pilihan yang tepat untuk menenangkan diri saya dari penatnya pikiran di Jakarta.

Langsung saja saya mau share apa saja yang telah dilakukan selama 6 hari 5 malam di Lombok dan berapa biaya yang dikeluarkan selama di Senggigi dan Gili Trawangan.

#Pembelian Tiket : Traveloka

Kenapa pilih Traveloka? Murah, Aman, dan Terpercaya.
Harga tiket PP untuk 2 Orang kurang lebih 2juta rupiah.


#Penginapan : Jazz Senggigi Resort

Menginap di Jazz Senggigi Resort adalah pilihan yang tepat bagi kalian yang menginginkan biaya yang murah saat melakukan perjalanan sebagai back packer. Sedikit mereview tentang penginapan ini :

1. Biaya murah : Saya mendapatkan harga terbaik dari Traveloka untuk menginap di sini. Rp 150.000 permalam. Kenapa pilih di sini awalnya karena murah dan langsung booking dari Jakarta. Dan akhirnya dimarahin sama orang tua karena menilai dari harga.

2. Tempat Strategis : Ternyata Awsome banget nginap di sini. Jujur tadinya takut salah pilih penginapan karena murah. Tapi tidak untuk kali ini. Thanks to Jesus. Tempatnya deket banget dengan Pantai Senggigi. Yeah, hanya tinggal jalan kaki ke pantai. Tempatnya juga dekat ke Pura Batu Bolong. Membuat saya sangat bersyukur memilih tempat ini. Tempat sangat strategis untuk backpaker karena dekat dengan Indomaret dan tempat makan seperti Cafe Alberto, Quick Chicken, La chill, dan ada juga penjual nasi goreng, sate, dan soto. Tinggal naik Damri dari bandara ke Hotel ini dengan patokan Cafe Alberto dan Indomaret. Masuk gang kecil itu di sebrang Cafe Alberto.

3. Fasilitas : Menilai dari fasilitas memang hotel bintang satu ini bisa dikasi jempol. Tadinya kirain pakai kipas angin ternyata tidak, sampai di sana pakai AC dan free WIFI. Di sana lagi pembuatan kolam renang. Katanya harga akan naik ketika kolam renang tersebut telah jadi. Ada cafe juga di sana. Tiap pagi juga kita dapet Breakfast. Di sana juga tersedia supir dari hotel yang murah. Kami memakai jasanya Rp 700.000 untuk 2 hari. (Destinasi : Gili Trawangan, Pantai Aan Lombok, Pantai Kuta Lombok, dan Sasak Sade, Oleh-Oleh UD singgah). Wcnya diluar untuk yang backpacker,dan yang premium wc didalam Rp 300.000.

4. Suasana : Pilihan yang tepat untuk memilih tempat di sini karena suasana nyaman dan adem. Karyawan friendly banget, tempat nongkrong di cafe gratis, bikin pop mie tinggal minta air panas. Suasana seperti di Villa Bogor, hijau dan ada pemandangan gunung. 


#Capture by : Sony Alpha a5100 & LG G2




Ceritanya :
#Hari pertama : 




















Sampai di lombok pukul 11 siang cari Damri untuk menuju ke Hotel. Buta arah sebenarnya dari Bandara ke Hotel tapi karena keberanian kita jadi pakai Filling aja. Akhirnya bener nyampe ke Hotel.


















Itu tiketnya harga per orang hanya Rp 35.000. Murah bukan. 






















Penampakan Hotel Budget. Kalau Premiumnya nga tau. Hehehe...



















Pemandangan di atas atap gedung Hotel. Daebak... 













Bonus.














Langsung nanya karyawan dan menuju ke pantai Senggigi. Keren dan Menyenangkan. 
























Ini adalah Quality Time di hidup saya. Bener- bener Cristine thanks banget sama Jesus bisa nemu tempat kayak gini. yang bikin kangen dan nga mau pulang.  Sambil ketik nih naskah sambil sedih pengen balik lagi. Hahahahaa.





















itu penampakan Pura Batu Bolong Lombok. 
















Penampakan dari Lombok dari atas pesawat. Daebak..(keren) masih hijau hijau semua.

Hari pertama hanya jalan - jalan sekitaran Pantai Senggigi.



#Hari Kedua :

Bangun pagi ku terus Breakfast. Dibawah ini tampilan breakfast yang kita makan.




















Kita masih jalan di sekitaran pantai Senggigi
















Kita singgah di Pura Batu Bolong. Jalan kaki saja. Masuk ke Pura Batu Bolong dikenakan biaya seikhlasnya. Itu sarung di pinjemin. Kita ngasihnya Rp 20.000 per 2 orang. Kalau ngasih lebih sedikit juga gpp. Dibawah ini adalah foto2nya. Maaf kalau jelek karena bukan dengan Fotografi.















 Habis itu masih jalan di Pantai Senggigi untuk mengambil foto.



















Dibawah ini penampakan Cafe Alberto. 
















Dibawah ini penampakan Indomaret sebagai patokan turun dari damri, kita perkiraan pakai google maps untuk nyari lokasi hotel.



















Kita perjalanan makan ke Quick Chicken. Itu adalah adik saya pakai baju hitem.




 


 



Itu dia makanannya Rp 26.000 lengkap sama teh botol Sosro.



















Itu sate deket Hotel. Enak relatif. harganya Rp 20.000 pakai nasi.


#Hari ke tiga : 
Ke Gili Trawangan yang membuatku kangen nga mau balik Jakarta. Sepertinya di sana Surga bagi Cristine. That's right. Water blue like sky. Hahahaa. Ayo ke sana lagi.





















Nyetir Naik Fast Boat. Rp 85.000/ orang. Pertama kita naik Fast Boat. Pulangnya naik Public Boat harganya Rp 15.000/ orang.



















Foto - foto di Gili Trawangan. Liat foto ini bikin sedih dan iri sama penghuni pulau di sana. Pengen banget tinggal di sana. Huaaaaaa......Pengen banget sembunyi di sana. 

























Kita keliling Gili Trawangan naik sepeda. Harganya Rp 50.000/orang. Sebenarnya bisa ditawar karena kita nga seharian. Ya sudahlah. 





































Gili Trawangan. I miss you. Kalau kalian pencinta pantai. Pastinya kalian pengen balik lagi. T.T


#Hari ke empat :
Perjalanan kali ini pergi ke Sasak Sade ,Pantai Aan Lombok dan Pantai Kuta Lombok.
Berikut gambarnya.






















Ditempat ini banyak pengunjung yang melihat pembuatan kain khas Lombok. Dan kita juga dapat di ajari bikin kain. serta beli cendra mata.







 Suku Sasak SADE. Di sini kita membayar suka rela pada saat masuk ke wilayah mereka. Saya membayar Rp 20.000 dan uang tip Rp 20.000 kepada orang yang menjadi guide untuk bercerita tentang suku mereka. Ceritanya sangat khas dan panjang mungkin bisa di lihat di link ini : https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Sasak















Itu dia penampakan Rumah Suku tersebut. Konon katanya jika anak gadis harus tidur di dapur untuk di sembunyikan dari lelaki yang dapat membawa kabur untuk menikahi mereka. Dan lucunya jika seorang gadis di sana tidak bisa membuat kain,aka mereka belum boleh menikah. ada lagi yang khas dari mereka, di sini wanitanya yang memilih pria jika memiliki paras cantik dan banyak di sukai lelaki. Nice. 




















Di sini kita juga dapat membeli oleh - oleh.
















Di atas adalah pantai Aan Lombok. Airnya jernih dan biru. Daebakkkkkk. Masuk ke sini parkir mobil Rp 10.000





















Pantai Kuta Lombok. 
Di sini kita menemui banyak sekali orang yang menjual kain, gelang, buah-buahan, baju. Datang silih berganti. jadi bawaannya pengen cepat - cepat pergi. Masuk ke sini bayar parkir Rp 10.000































# Hari ke lima :

Ini adalah perjalanan kita paling terakhir. Kita hanya santai di Resort dan jalan - jalan kembali ke pantai Senggigi. Paginya jam 8 saya dan adik saya pergi berenang di pantai. Setelah itu kembali untuk foto - foto terakhir kali. Packing untuk pulang ke Jakarta , dan nongkrong di cafe resort untuk yang terakhir kalinya. Hiks... ke pantai Senggigi gratis.


























Lombok (Gili Trawangan), I miss you so much. :(



Biaya yang dikeluarkan untuk tiket, resort, jalan - jalan di Lombok (Senggigi, Gili Trawangan, Sasak Sade, Pantai Aan Lombok, Pantai Kuta Lombok), makan, dan oleh- oleh berdua dengan adikku sekitaran 5.5juta rupiah. Backpacker yang cukup murah. Semoga tips diatas bermanfaat untuk liburan ke Lombok. Bye.. bye.. Lombok.... Terimakasih berkunjung, jika ada pertanyaan jangan sungkan tinggalkan coment, atau bisa e-mail ke cristine_julvia@yahoo.com .